[Reblog] Tentang Tidung Island dan si Kapal Hasbi Jaya

I hate to write

Sudah hampir 4 jam terapung di dermaga pulau Tidung, tidak ada kejelasan kapan kapal akan berangkat, tak satu pun kru kapal keliatan batang hidungnya. Tidur sudah, main sudah, makan sudah, tinggal marah-marah saja yang belum..

Sehari sebelumnya…
Jam 5.30 pagi kami sudah sampai di pelabuhan Kaliadem Muara Angke. Loket tiket akan dibuka pukul 8.30, kami datang lebih pagi karena quota kapal yang akan berangkat ke pulau tidung hanya untuk 18 orang saja. Jadi kami ber-14 harus datang sepagi mungkin supaya bisa dapat tiket. Pembelian tiket tidak bisa di wakilkan, jadi orang yang bersangkutan harus datang dan antri. Untung yang antri hanya tas nya saja, gak perlu orangnya.
image

image

Kok sedikit sekali tiket yang dijual, selidik punya selidik karena ada insiden pada hari sebelumnya yaitu Kapal yang bernama PAUS terbakar saat akan berlabuh di pulau Pramuka. Maka dinas perhubungan memutuskan untuk menghentikan operasi semua kapal besar untuk diperiksa ijin dan keamanannya, jadi…

View original post 1,306 more words

4 thoughts on “[Reblog] Tentang Tidung Island dan si Kapal Hasbi Jaya

    • Emberrr.. ngeblankkk kaya dihipnotis tukang becak.. ama lo tau ga sih… awalnya becaknya ‘cm’ diisi 12 org, trus kita semua panik blg, “bang.. tunggu banggg.. masih muat 2 ga.. ada yg ketinggalann..” lalu naelah 2 org ngegelantungan di belakang becak..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s